Perbedaan OPPO Reno5 55G dan OPPO Reno 6 5G

Perbedaan OPPO Reno5 55G dan OPPO Reno 6 5G

Cropinsurancepa – Tidak lama kemudian OPPO melahirkan penerus OPPO Reno5 5G. Ya, smartphone 5G kelas menengah pertama OPPO akhirnya bertemu dengan “saudaranya” hanya dalam waktu 6 bulan. Inilah OPPO Reno6 5G, “adik” yang resmi diluncurkan pada Juni 2021.

Kedatangan OPPO Reno6 5G tentu bukan tanpa alasan. Salah satu alasan yang mungkin masuk akal adalah keinginan besar OPPO. Terutama untuk membanjiri pasar dengan smartphone yang kompatibel dengan 5G dengan harga yang lebih kompetitif.

Semakin banyak ponsel 5G, semakin banyak opsi yang tersedia. Efek selanjutnya adalah “perang” harga antar merek yang pada akhirnya akan menguntungkan konsumen.

Perbedaan antara OPPO Reno5 5G dan Reno6 5G

Ada empat area yang membedakan OPPO Reno5 5G dengan saudaranya, OPPO Reno6 5G. Keempat sektor tersebut mencakup kondisi eksternal dan internal kedua ponsel. Silahkan simak penjelasannya satu persatu di bawah ini.

1. Desain dan dimensi

Tanpa melihat lebih dekat, orang akan melihat OPPO Reno5 5G dan OPPO Reno6 5G sebagai ponsel yang sama. Namun, kedua ponsel ini sebenarnya memiliki desain yang berbeda. Untuk membuktikannya, mari kita garis bawahi dari sampul belakang.

Reno5 5G memiliki penutup belakang yang sisi kiri-kanannya sedikit menonjol atau melengkung. Cover belakangnya simpel, hanya ada logo OPPO di pojok kiri bawah yang tertulis vertikal. Kemudian di pojok kanan atas terdapat modul kamera belakang.

Modul kamera memiliki warna yang sama dengan penutup belakang. Di dalam, ada tiga lensa besar yang disusun berjajar ke arah bawah, dan ada dua lingkaran kecil yang terpisah satu sama lain. Dua lingkaran itu adalah sensor kedalaman dan lampu kilat.

Bagaimana dengan penutup belakang Reno6 5G? Ternyata bentuknya pipih, tidak ada sisi melengkung seperti Reno5 5G. Logo OPPO tetap di posisi yang sama, seperti halnya modul kamera belakang.

Hanya saja pada modul kamera belakang flash tidak memiliki ruang melingkar seperti pada Reno5 5G. Lampu flash Reno6 5G cocok dalam kompartemen elips dan dikaitkan dengan sensor spektrum cahaya.

Berlanjut ke samping, juga dikenal sebagai bingkai, Reno5 5G sesuai dengan lekukannya. Sedangkan Reno6 5G kokoh karena rangkanya yang rata.

Kemudian bagian depan kedua ponsel terlihat sama karena keduanya mencakup tampilan punch hole dengan kamera selfie di sudut kiri atas dari sudut pandang kami. Meski begitu, Anda bisa melihat bahwa bezel layar Reno6 5G lebih tipis, terutama bezel kiri dan kanan.

Yang mengejutkan adalah meskipun Reno6 5G menggunakan bingkai datar, ternyata lebih tipis dari saudaranya. Pasalnya, dimensi ponsel ini berukuran 156,8 x 72,1 x 7,59mm. Tidak hanya lebih tipis, tetapi juga lebih pendek dan lebih tipis.

Sedangkan dimensi dari Reno5 5G adalah 159.1 x 73.4 x 7.9mm. Namun, Reno6 5G lebih berat pada 182g. Kakaknya lebih ringan 180g untuk varian warna Galactic Silver dan 172g untuk varian warna Starry Black.

Hal lain yang membedakan dari dimensi kedua ponsel ini adalah rasio screen-to-body. Reno5 5G dan Reno6 5G memiliki layar AMOLED 6,43 inci. Namun, karena dimensi Reno6 5G lebih kecil, rasio screen-to-body meningkat menjadi 88,3%, sedangkan kakaknya 85,5%.

2. Jalan dapur

Reno5 5G dilengkapi dengan chipset Snapdragon 765G. Ini adalah chipset kelas menengah kelas atas pertama dari Qualcomm yang memiliki modem 5G bawaan. Di dalam chipset ini terdapat delapan inti prosesor yang dibagi menjadi tiga kelompok.

Kelompok pertama terdiri dari inti Kryo 475 Prime (2,4 GHz), kelompok kedua berisi inti Kryo 475 Gold (2,2 GHz). Sedangkan kelompok ketiga ditempati oleh enam inti Kryo 475 Silver (1,8 GHz). Kryo 475 Prime dan Kryo 475 Gold adalah versi modifikasi dari Cortex A76, sedangkan Kryo 475 Silver menggunakan basis Cortex A55.

Semua inti prosesor digabungkan dengan komponen lain, termasuk GPU Adreno 620 (750 MHz), menggunakan proses manufaktur 7nm.

Di sisi lain, Reno6 5G didasarkan pada chipset merek lain, yaitu MediaTek Dimensity 900 5G. Chipset ini lebih modern dari Snapdragon 765G. Pasalnya, arsitektur yang digunakannya benar-benar baru. Ya, di dalam chipset ini terdapat dua core performa Cortex A78 dengan kecepatan hingga 2.4GHz.

Sementara sebagai pendamping, Cortex A55 tetap menjadi andalan dengan total enam inti dan clock 2.0 GHz.Kedelapan inti prosesor tersebut dikemas secara cermat dengan GPU Mali G78 MC4 dan komponen lainnya untuk melalui sebuah proses. fabrikasi artistik dalam 6 nm.

Secara teori, perbedaan arsitektur dan proses manufaktur tentu akan mempengaruhi kinerja yang dihasilkan. Ini bisa jadi benar, karena menurut pengujian yang dilakukan oleh nanoreview, skor Antutu 8 Snapdragon 765G hanya di kisaran “kecil” 300.000. Dimensity 900 sangat unggul karena mencapai 400.000 “besar”. 500.000.

Jadi asumsinya Reno6 5G berpotensi menghasilkan performa yang lebih baik dari Reno5 5G. Namun, skor Antutu hanyalah tes pengukuran sintetis, juga disebut sekali. Sebenarnya performanya bisa dilihat jika ponsel digunakan dalam waktu lama.

3. Kamera

Sepertinya kedua ponsel memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing untuk industri kamera. Pasalnya, konfigurasi kamera depan dan belakang kedua ponsel ini mirip. Namun, Reno6 5G tidak memiliki sensor kedalaman (2 MP f/2.4) seperti Reno5 5G. Sebagai gantinya, adik laki-lakinya memiliki sensor spektrum cahaya yang tidak dimiliki oleh Reno5 5G.

Sensor spektrum cahaya ini berfungsi sebagai alat yang menangkap informasi pencahayaan di sekitar objek. Informasi ini dikirim ke ISP (Image Signal Processor) dan DSP (Digital Signal Processor) untuk diproses lebih lanjut. Akibatnya, foto yang keluar mungkin memiliki nada warna yang lebih terang.

Perbedaan selanjutnya adalah pada perekaman video. Reno5 5G sedikit lebih unggul karena video yang dihasilkan bisa lebih stabil berkat EIS berbasis giroskop. EIS ini bahkan ada di kamera depan dan belakang. Selain itu, ponsel ini juga dapat merekam video HDR dan gerakan lambat (1080p 120fps).

4. Konektivitas

Kedua ponsel 5G ini memiliki banyak fitur konektivitas yang berbeda. Ada lima hal berbeda tentang konektivitas yang mereka miliki. Pertama, Wi-Fi. Reno6 5G unggul karena mendukung WiFi 6, sedangkan sang kakak hanya stuck di WiFi 5 (AC).

Yang kedua adalah Bluetooth. Reno5 5G mendukung Bluetooth 5.1 dengan codec audio terbaik, aptXHD. Sementara itu, Reno6 5G menggunakan Bluetooth generasi terbaru, 5.2, tetapi codec audio hanya kompatibel dengan aptX. Yang ketiga menyangkut NFC, Reno5 5G resmi dijual di Indonesia, Reno6 5G tidak.

Beralih ke masalah sistem navigasi, Reno5 5G mendukung penerapan GPS dengan dua frekuensi agar lebih akurat. Kakak tidak mendukungnya. Terakhir alias kelima, Reno5 5G masih punya audio jack 3.5mm, bukan si adik.

Sumber : Berita Teknologi Terbaru